Testimoni Terbaru Dari Pasien HIV, Dapat Dilihat di "Komentar Pasien".

"klik Disini Untuk Mengisi Bukutamu"

Dari  budi  pada 06 September 2010 16:40:54

Salam bu Djamillah..
pada kesempatan ini, mohon ijin untuk menanyakan tentang varikokel (varises pada maaf testis). Saya didiagnosa menderita varikokel kiri grade3, dan kanan lebih ringan. . Apakah Ibu pernah menangani kasus semacam ini? Dan apakah kondisi saya ini dapat disembuhkan tanpa melalui operasi? misalnya obat2an atau terapi totok darah?


Dari  arie  pada 02 August 2010 22:24:06

saya mau tanya berapa biaya pengobatan hiv dan berapa lama saya harus menjalankan pengobatan dan apa ada jaminan untuk kesembuhan
Dari admin - Pertanyaan-pertanyaan saudara pernah dibahas di halaman sebelumnya.
terima kasih atas kunjungannya.
Wassalam, salam sehat.
admin.   


Dari  gazali  pada 31 July 2010 18:57:53

mau tanya seputar pengobatan hiv, setelah pengobatan yg dilakukan apakah hiv akan muncul lagi?? atau tidak, untuk efektifnya apabila sepasang suami istri terinveksi maka kedua-duanya harus menjalani pengobatan yg sama
Dari admin - untuk pertanyaan pertama pernah di diskusikan di halaman sebelumnya. silahkan saudara lihat-lihat dulu ke halaman belakang.

untuk suami istri yang terinfeksi HIV sudah barang tentu kami sarankan agar berobat kedua-duanya. Akan tetapi, ada juga pasien suami istri yang hanya berobat salah satunya saja, dengan alasan pribadi mereka tentunya. Hal itu merupakan HAK sang pasien yang sangat kami hormati. Dengan catatan, mohon maaf, kami menyarankan kepada suami-istri yang terinveksi HIV,dimohon dengan sangat untuk 'puasa' dahulu hubungan suami istri. Karena, ditakutkan terjadinya 'pertukaran' virus diantara keduanya.

terima kasih atas kunjungannya.
Wassalam, salam sehat.
admin.   


Dari  verry  pada 30 July 2010 14:57:21

selamat siang pak,anak saya dari hasil test pack HIV di nyatakan positif,tetapi hasil lab belum keluar,apakah untuk balita bisa??umur anak saya 2 thn 9 bulan
Dari admin - Pasien HIV termuda yang pernah kita tangani adalah umur 9 bulan.
terima kasih atas kunjungannya.
Wassalam, salam sehat.
admin.   


Dari  reza  pada 21 July 2010 23:44:21

apakah benar ibu dapat menyembuhkan penyakit hiv? dengan metode apa dan brp lama? berapa biaya nya? dan apakah penderita hiv yg sudah berobat dgn ibu telah banyak yg sembuh? apakah sudah di tes di laboratorium? apakah ada pasien hiv yg tidak sembuh setelah berobat dgn ibu? mohon maaf sebelum nya,adakah jaminan bagi saya jika hiv benar2 bs disembuhkan? karna biayanya pasti tidak akan murah
Dari admin - Pertanyaan-pertanyaan saudara pernah dibahas di halaman sebelumnya. Terima Kasih.
Wassalam.
Salam Sehat.
Admin.   


Dari  Arman  pada 12 June 2010 08:29:04

Apakah obat yang digunakan pengobatan Djamilah bisa dikombinasikan dengan obat dokter?
Dari admin - Obatan-obatan kami sebenarnya bisa saja dipadukan dengan obat-obatan kimia, akan tetapi efek yang timbul adalah berkurangnya khasiat obat-obatan dari kami. Karena obat-obatan yang diproduksi oeh Balai Pengobatan kami bersifat alami tanpa unsur kimiawi sedikitpun sehingga ketika dipadukan khasiat obat-obatan kami akan "kalah" dengan 'keras'nya obat kimia.

akan tetapi tidak semua penyakait yang kita tangani dapat dikombinasikan dengan obat kimia, hanya beberapa penyakit saja.

terima kasih, Wassalam.

salam sehat,
admin.   


Dari  nuryawan  pada 10 June 2010 19:13:19

assalammu\'alaikum.
saya penderita penyakit lepra, saya sudah berobat 1th 6bln, tapi penyakit saya belum juga hilang, malah semakin memburuk, jika saya berobat ke anda bisa tidak untuk menanganinya? dan berapa besar biaya yang kira2 saya keluarkan?
Dari admin - Saudara Nuryawan sudah berkonsultasi langsung ke Balai Pengobatan lewat telephon. terima kasih.
Salam Sehat,
Admin.   


Dari  dre  pada 09 June 2010 17:53:35

Tambahan untuk pertanyaan mengenai tes lab untuk herpes, apakah metode pengukuran kadar IgG dan IgM paling akurat? Bagaimana dengan tes seperti Elisa dan PCR DNA virus? Mohon penjelasannya dan sebelumnya kami ucapkan banyak terima kasih.
Dari admin - tes IgG dan IgM adalah tes yang lazim dilakukan untuk mengetahui adanya sebuah virus, bukan hanya pada kasus HSV.

Tes PCR DNA atau Polymerase Chain Reaction pada kasus HSV biasanya dilakukan untuk mengetahui perbedaan HSV 1 atau HSV 2 dan apabila kecurigaan adanya Herpes Simplek Ensefalitis. Dengan tes PCR juga dapat mengetahui aktivasi replika virus (seperti halnya tes HBV DNA untuk kasus hepatitis B dan HIV RNA untuk kasus HIV).

Sehingga bukan masalah mana tes yang paling akurat atau tidak. akan tetapi dibutuhkan atau tidak.

demikian penjelasan dari kami.
Apabila ingin berkonsultasi lebih lanjut, silahkan hubungi Ny. Djamilah di No. 022-6079822.

Salam Sehat,
admin.   


Dari  dre  pada 09 June 2010 17:39:43

Bu, kalo untuk penyakit herpes, yaitu HSV1 dan HSV2 yang perlu diperiksa laboratorium komponen apa saja?
Dan kriteria kesembuhan total dari virus ini berdasarkan
1) tidak pernah kambuh lagi gejala bintil di kulit ataupun kelamin? yang didukung juga dengan
2)hasil laboratorium
apakah berarti anti HSV-1dan HSV-2 IgG dan IgM nilainya menjadi negatif/tidak terdeteksi? Mohon penjelasannya, karena sudah banyak sumber yang saya dapatkan menyatakan IgG tidak akan dapat hilang seumur hidup, paling hanya dapat menurun kadarnya dengan terapi antivirus misalnya aciclovir. Sementara untuk IgM memang memungkinkan didapat hasil yang berubah jadi negatif. Hal ini merujuk pada kondisi infeksi kambuhan yang sedang berulang.
Dari admin - Pertanyaan dari saudara ini, sudah pernah kami bahas sebelumnya di bawah. trims.   


Dari  je  pada 09 June 2010 10:56:24

Asalamualaikum Wr.Wb, pak saya ingin menanyakan masalah Hernia, proses pengobatannya bagaimana + brapa lama dan berapa biayanya ? terima kasih
Wasalamualaikum Wr.Wb
Dari admin - Metode Pengobatan kami mayoritas menggunakan Obat-obatan tradisional mesir kuno, sehingga dalam metode kami tidak ada tindakan operasi atauun ijeksi. Semua keberhasilan Pengobatan kami, dengan seizin Allah SWT, objektif dari obat-obatan yang di konsumsi oleh pasien. Sayang, saudara tidak menjelaskan lebih lanjut, siapa yang mengidap penyakit hernia dan usia berapa si pasien.

hernia sendiri untuk anak-anak biasanya disebabkan kurang sempurnanya procesus vaginalis yang menahan turunnya buah zakar.

sedangakan pada kasus orang dewasa karena adanya tekanan yang tinggi dalam rongga perut dan bisa juga karena faktor usia yang menyebabkan lemahnya otot dinding perut.

Dua faktor penyebab inilah fokus pengobatan kami.

Mengenai waktu pengobatan, hal itu tergantung dari kondisi penyakit yang diderita si pasien. akan tetapi dari satu paket obat pun perubahan akan terasa sangat signifikan.

Demikian penjelasan dari kami. Apabila ada yang kurang (termasuk biaya) silahkan konsultasi lebih lanjut ke No. 022-6079822.

wassalam,
salam sehat
admin.   


Hal 1 dari 8 | Berikutnya >>

Selasa, 16 Feb 2010 00:08:52 diposting oleh admin
Jawaban Pertanyaan untuk Bp. Usup Jumaeni

Sebelumnya kami mohon maaf apabila website kami ada kesalahan teknis.

Virus Hepatitis B terdapat
...Selengkapnya

Selasa, 22 Des 2009 12:01:09 diposting oleh admin
Dokumentasi Liputan Balai Pengobatan Ny. Djamilah Najmuddin di Media Massa

Klaim bahwa Balai Pengobatan Tradisional Ny. Djamilah Najmuddin, atas seizin Allah SWT, berhasil ...Selengkapnya

Jumat, 14 Agt 2009 03:56:17 diposting oleh admin
Brosur Balai Pengobatan Tradisional Ny. Djamilah Najmuddin

...Selengkapnya

Tambah Komentar

Fitri PN
Selasa, 29 Jun 2010 23:57:50
Saya datang berobat ketempat ibu Djamilah Najmuddin sekitar 3bulan yang lalu.
Saya memiliki keluhan maag selama lebih kurang 11 tahun dan selalu sakit
pada saat sebelum menstruasi dan selama 4hari menstruasi berjalan. Sebelum
berobat dengan ibu Djamilah Najmuddin saya telah konsul dengan salah seorang
dokter dan dari hasil USG terdapat kista.Setelah berobat selama 6bulan dan
meminum obat dari dokter tersebut sakit pada saat menstruasi masih tetap
terasa.Setiap sakit mens saya selalu meminum obat penghilang nyeri
haid. Salah seorang sahabat saya melihat kebiasaan setiap sakit mens saya
selalu mengkonsumsi obat tersebut dan sahabat saya tersebut menjelaskan bahaya
mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung kimia. Lalu dengan informasi sahabat
saya mengenai pengobatan alternatif ibu Djamilah Najmuddin syukur alhamdulillah
dengan berobat 2kali saja sakit disaat datang bulan dan maag saya hilang.Untuk
meyakinkan saya pun melakukan USG dan hasilnya tidak ada lagi kista
tersebut. Dengan saran dari ibu Djamilah Najmuddin setelah sembuh saya harus
tetap menjaga pola makan yang sehat. Semoga pengalaman saya yang juga mungkin
dialami oleh remaja ataupun ibu-ibu saat ini agar tidak sembarangan mengkonsumsi
obat-obat kimia dan segera berobat sedini mungkin.Karena sakit apapun insyaallah
ada obatnya selama kita berobat dengan benar. Terima kasih yang mendalam saya
ucapkan kepada pengobatan alternatif ibu Djamilah Najmuddin.

sisca
Senin, 31 Mei 2010 22:39:45
pengobatan alternatif ibu djamilah najmuddin merupakan pilihan yang baik untuk
kesehatan, karena saya rasakan sendiri manfaatnya, sekarang penyakit amandel dan
lambung yang saya derita alhamdulillah sembuh, selain itu jerawat di muka saya
pun membaik, subhannaloh....sungguh sangat ajaib manfaat yang saya rasakan,
bukan hanya itu keluarga saya pun akhirnya bisa menikmati makanan dengan tenang,
karena kami sekeluarga merupakan rombongan penderita maag, sekarang
alhamdulillah sudah sembuh berkat obat dari ibu djamilah najmuddin. terimaksih
banyak, besar harapan saya agar pengobatan ny djamilah najmuddin dapat
dirasakan manfaatnya oleh banyak orang, terutama orang yang sangat memperhatikan
kesehatan.


Rabu, 10 Feb 2010 12:29:26



Senin, 30 Nov 2009 01:43:34


hasan abdullah
Minggu, 01 Nov 2009 19:07:18
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pengalaman saya dengan pengobatan
bapak najmuddin dan ibu jamilah saya ceritakan berikut ini : Pada waktu masih
balita saya menderita lemah lambung sehingga sampai bersekolah SMP, saya selalu
sakit muntah-muntah dan maag apabila menghadapi ujian. Setelah berobat, pada
bpk najmuddin dan ibu jamilah alhamdulillah saya berhasil menempuh SMA di sebuah
SMA semi militer dan melanjutkan pendidikan militer tanpa hambatan walaupun
menjalani pendidikan militer secara fisik dan mental yang sangat
berat. Pengalaman ini saya ceritakan dengan - demi Allah - kejujuran. Puji
syukur ke hadirat Allah yang telah menganugerahkan kesembuhan kepada saya
melalui pengobatan alternatif bapak najmuddin dan ibu jamilah.


  • Pengunjung Hari ini : 73
  • Total Pengunjung : 24549
  • Rata-rata Harian : 75